Motor China Menyerbu Indonesia (Lagi)


Tahun 2012 direncanakan sebagai awal dari Asean-China Free Trade Area (AC-FTA). Mulai tahun itu tidak ada lagi bea masuk atas barang yang di ekspor ke Indonesia oleh negara – negara anggota Asean dan China. Departemen perindustrian telah menerbitkan rekapitulasi perubahan usulan pemberlakuan ACFTA. Dalam rekapitulasi itu terdapat 27 pos tarif yang tergabung dalam kelompok kendaraan bermotor menjadi produk yang menerima kompensasi.

Beijing New Cross 200

Kalau tahun 1999 lalu Indonesia pernah dibanjiri ratusan merek motor China (mocin)  kelas cc kecil, maka mungkin tahun 2012 motor – motor 250 cc keatas yang akan masuk ke Indonesia. Saat ini saja mocin 150 cc keatas sudah banyak beredar terutama di daerah – daerah. Di kebun tempat Adul mencari sesuap nasi dapat ditemui paling tidak 3 merek mocin, Jialing, Loncin, dan Beijing. Jialing hadir dalam tipe bebek 100cc S*p*a/R*v* wannabe dan trail 200 cc berbasis mesin GL 200. Loncin dan Beijing tipe trail sudah ada beberapa yang beredar, juga ber-cc 200 dengan basis mesin CG dan GL. Di Lampung sendiri dari 200ribuan unit sepeda motor yang terjual tahun 2009 kemarin mocin secara keseluruhan berhasil membukukan penjualan sebanyak 11 persen.

Penghapusan bea masuk untuk mocin akan semakin membuat leluasa importirnya untuk memasukkan motor – motor bersegmen sempit dan ber-cc besar. Kebutuhan enduro/adventure/off road bike tidak akan disia-siakan,  sekarang saja para pencinta motor jenis tersebut tidak segan – segan lagi menggunakan mocin yang dikenal murah dan dapat di upgrade kualitas rangka dan power mesinnya.  Segmen ini sudah lama ditinggalkan ATPM Jepang kecuali Kawasaki, itupun dengan harga yang cukup tinggi.

Semakin murahnya harga di tingkat konsumen membuat peluang masuknya mocin dengan kualitas yang lebih baik  bertambah besar. Banyak produsen mocin yang berlisensi atau menjalin kerjasama teknologi dengan produsen motor Jepang, alih teknologi dan pengawasan mutu berstandar Jepang otomatis juga diterapkan. Mocin akan menjadi pilihan alternatif yang patut diperhitungkan, terutama di daerah pedesaan yang tingkat penerimaannya terhadap produk murah lebih besar. Membesarnya peluang pasar karena harga mocin yang semakin ekonomis bukan tidak mungkin juga diikuti dengan langkah yang lebih bertanggung jawab berupa peningkatan layanan 3S.

Kalau sudah demikian masihkah ATPM Jepang di Indonesia akan semena – mena menentukan harga jual? masihkah pemerintah Indonesia diam berpangku-tangan membiarkan uang rakyat tanpa sadar tereksodus ke negeri sebrang? share your opinion bro….

About these ads
    • zukro
    • January 6th, 2010

    bang adul,ente di perkebunan tebu mana?ane d sil neh.

    di perkebunan tebu lahan kering tertua di Indonesia, yang banyak Madunya… :D

  1. per ta max

  2. harusnya pemerintah ikut meramaikan persaingan dengan mensupport motor buatan indonesia. Misal kanzen.
    Harusnya motor2 dinas pake Taurus semua

    • kentaro
    • January 7th, 2010

    Bener bro! ayo pemerintah hrsx jg ikt cmpur!
    Pegawai2 d pemerintahan pakenya taurus kalo ga ya auriga esemka yg buatan smk gt..
    Slh satux smk saya, :mrgreen:
    Kalo mocin, sy cm prcy m minerva n diablo :-D

      • adul
      • January 7th, 2010

      SMK bisa… adul juga lulusan SMK :D

  3. waduh, buka pake hape gak kelihatan ternyata saya….GAGAL PERTAMAXXXXXXXXX :(

      • adul
      • January 7th, 2010

      do’nt be sad… masih banyak pertamax di hari-hari berikutnya….:D

    • kentaro
    • January 7th, 2010

    Hidup lulusan n calon lulusan SMK :-P
    Dl lu2san jurusan apa bro adul?
    Kalo saya skul jurusan oto

    Jurusan sawah, kebun, dan tegalan… :D

    • zukro
    • January 7th, 2010

    bang adul,ternyata qt bertetangga ye?gmp ya?wah,kaban minggu mah ane lewat tu portal gunung madu..ente d plantation ye?manajerny kalo g slh pak Wah*n* ya?salam klakson kalo papasan m megapro merah,yg riderny guantenge puol.Wkwkwk

    Mr. Whn kadiv. process di factory… Adul juga pake Megapro 05 spt di gravatar lihgt on ye kalo ketemu di jalan.

    • zukro
    • January 7th, 2010

    oo…ane kr mr whn nt orang plantation,proses y?ente officer div brapa bro?btw yg ngrampok uang gaji gmp dah ktngkp ya?kronolog gman tu?

      • adul
      • January 7th, 2010

      …check your Fb bro… kenalan lebih lanjut di sana ok !

    • Ombram Dumai
    • June 21st, 2011

    M.R. :
    harusnya pemerintah ikut meramaikan persaingan dengan mensupport motor buatan indonesia. Misal kanzen.
    Harusnya motor2 dinas pake Taurus semua

    ogah…….kalo pake KLX 150 mau…….hehehehehehe…..

  4. Bicara mocin saya cuma berani njagoin trailnya. Kalo bebek/sportnya wah, nanti dulu. . . kayaknya mesti ada long term test buat jenis ybs. Kalo untuk trail, sebenarnya saya lebih percaya Monstrac daripada mocin lain (ente pade tahu sendiri lah masalah QC tetep jadi PR buat ATPM mocin disini). Tapi apapun itu, sekarang para rider sudah bisa saling share ttg performa, pare part dll di forum2 seperti ini. Blog ini tentu akan banyak membantu.

    Soal trail, ane denger salah satu trail bikinan Jepang yang terkenal dg warna ijonya onderdilnya nggak selalu ready stock. Itupun mahal, accu-nya tembus 400 rb! (salah satu blogger yg kebetulan owner motor tsb menulis demikian)

    • saikijo
    • September 23rd, 2012

    Indonesia ?? aku china eh aku chinta, yg pnting bagi rakyat itu dapat menunjang perekonomian dan tentunya merakyat, made indonesia masih blagu, terlalu mahal dan menyiksa untuk rakyat, ketularan gede rasa dan mementingkan gengsi ala eropa dan jepang ..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 41 other followers

%d bloggers like this: